Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari All England 2025, China dan Korea Selatan Berjaya

Dipost 2 minggu 2 hari yang lalu

Tim bulu tangkis Indonesia kembali harus menelan kekecewaan di ajang All England 2025 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham. Dalam turnamen bergengsi ini, skuad Merah Putih gagal membawa pulang satu pun gelar setelah wakil terakhir mereka, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, tumbang di final ganda putra.

Sementara itu, China dan Korea Selatan mendominasi kejuaraan dengan masing-masing merebut dua gelar, sementara Jepang berhasil meraih satu gelar dari sektor ganda putri.

Baca Juga:

https://www.esnline.com/post/fajar-rian-tersingkir-all-england-2025-gagal-hat-trick

Di partai final, persaingan sengit terjadi di beberapa sektor. Ganda campuran menjadi milik China setelah Guo Xin Wa/Cheng Fang Hui mengalahkan Feng Yan Zhe/Wei Ya Xin lewat rubber game 21-16, 10-21, 23-21.

Jepang mengamankan gelar ganda putri melalui kemenangan Nami Matsuyama/Chiharu Shida atas Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan skor 21-16, 14-21, 21-17. Sementara itu, Shi Yu Qi tampil dominan di sektor tunggal putra dengan menundukkan Lee Chia-Hao (Taiwan) dua gim langsung, 21-17, 21-19, sedangkan An Se-young dari Korea Selatan berhasil membalikkan keadaan melawan Wang Zhu Wei (China) untuk meraih gelar tunggal putri.

Baca Juga:

https://www.esnline.com/post/dominasi-indonesia-all-england-2025-febriana-amallia-putri-kw-jonatan-christie Kegagalan Indonesia di All England 2025 ini memperpanjang puasa gelar di turnamen tertua bulu tangkis dunia.

Dengan performa yang belum maksimal, tim Indonesia diharapkan segera melakukan evaluasi menjelang turnamen besar berikutnya. Di sisi lain, keberhasilan China dan Korea Selatan semakin menegaskan dominasi mereka di kancah bulu tangkis internasional, dengan masing-masing membawa pulang dua gelar dari ajang prestisius ini.